Malas Menulis ?


        Masih semangat menulis ? bingung mau nulis apa ? Jika tidak, itu manusiawi untuk penulis pemula. Perasaan itu yang saya rasakan hari ini, setelah dari tulisan artikel yang saya tulis secara estafet hingga hari ini yakni ;
         Tetapi setelah membaca kurang lebih 3 buku (1 diantaranya khatam yakni buku " Guru Hebat, Bermartabat, dan Bersahabat" karya dari Bapak Dail Ma'ruf), semangat menulis itu pun kambuh lagi. Ternyata benar yang dikatakan oleh OmJay yang saya simpulkan bahwa obat bagi kemalasan menulis adalah membaca. Gemuk membaca maka akan lahap menulis.
            Buku lainnya yang saya baca hari ini adalah " Ibnu Sina From A to Z" ditulis oleh A.R Shohibul Ulum. Dibuku tersebut dikatakan bahwa Ibnu Sina pribadi yang sangat sibuk dengan tugas pekerjaannya sehari-hari karena sebagai pejabat pemerintahan, sering melakukan perlawatan,hingga peperangan yang terus terjadi serta kekacauan dalam negara yang tiada hentinya pada era tersebut, semua itu tidaklah menjadi halangan baginya untuk terus menulis bukunya. Ibnu Sina mulai mengarang buku-bukunya tersebut sewaktu umurnya masih 21 tahun, dan Ibnu Sina terus-menerus mengarang sampai hari wafatnya dalam usia 58 tahun, berarti 37 tahun lamanya dia menulis karya. Adapun jumlah karangannya, menurut G.C Anawati adalah berjumlah 276 buah yang berupa buku dan risalah. Sedangkan, menurut William E. Golman karya tulis yang telah ditulis oleh Ibnu Sina adalah kurang lebih berjumlah 90 karya tulis. Pertanyaan yang menggelitik pun muncul, pada saat kita meninggal, berapa karya bermanfaat kah yang sudah kita tuliskan kelak?

 " Saya ini benar-benar mencintai ilmu pengetahuan, ketika saya bingung dalam memecahkan masalah, aku mondar-mandir ke Masjid Jami' lalu mengerjakan shalat dan berdoa dengan khusyuk kepada Allah SWT. Sampai terbuka akal pikiranku, serta hal-hal yang pelik dan sulit menjadi mudah dan sederhana. Setiap malam aku membiasakan diri tekun menulis dan membaca buku-buku"
(Abu Ali Husain bin Abduulah bin Hasan bin Ali bin Sina/ Ibnu Sina)
 

        Jadi dapat disimpulkan sementara tips menghadapi kemalasan dalam menulis dari saya adalah 

1. Mulai membaca buku yang kita senangi.

2. Shalat dan berdoa.

3. Dengarkan musik atau nada yang bisa membuat semangat tumbuh.

        Tetap semangat menjaga komitmen menulisnya para penulis pemula, insyaAllah proses tidak menghianati hasil. Tetap fokus kepada tujuan kita, sampai berjumpa kembali pada hari Jum'at dengan pemateri yang luarbiasa yakni Prof Richardus Eko Indrajit mengenai materi " Menulis Buku Mayor dalam Dua Minggu". Penulis mengenal beliau tahun lalu di kegiatan Pembatik 2022, dan Alhamdulilah tahun 2023 ini bisa satu grup dengan beliau. Banyak motivasi yang diberikan oleh beliau, salahsatunya adalah sebagai berikut ;

        Sangat rugi kalau besok kita tidak menyempatkan menimba ilmu dengan legenda pakar pendidikan ini, jadi tetap rawat semangat kita yaa ....

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cahaya Literasi Dikelas Menulis

Kumandang Tulisan OmJay

Rasakan Atmosfer Menulis !