Turki mempesona !
" Aku melihatmu dari bukit kemarin, Istanbul sayang ! Aku belum pernah melihat tempat yang belum pernah aku kunjungi atau tidak suka. Selama aku hidup, hatiku tertuju pada singgasana sesukamu ! Bahkan mencintai lingkungan yang sederhana bernilai seumur hidup"
Turki adalah sebuah peradaban yang banyak menyimpan sejarah panjang mengenai Islam, tidak heran jika kita seorang muslim/muslimah, maka salahsatu kota yang wajib dikunjungi untuk menambah wawasan adalah Istanbul. Saya bersyukur kepada Allah karena sudah diizinkan untuk melihat sebuah keindahan Negara ini. Bertebaran masjid-masjid dengan gaya klasik Ustmani, sebuah dinasti kesultanan yang didirikan kira-kira abad ke 12.
Serjan adalah tourguide saya sewaktu di Turki, beliau banyak mengisahkan tentang segala macam hal mengenai Negara ini termasuk Iklim. Dia berkata akibat global warming menjadikan Turki terlambat kedatangan winter. Biasanya di kota pada bulan ini seharusnya sudah banyak salju yang turun, tetapi sekarang hanya di puncak gunung Uludag Provinsi Bursa saja. Semoga kita lebih perhatian kepada alam sekitar kita.
Gunung Uludag. Ulu adalah Agung sedangkan dag berarti gunung, jadi gunung uludag adalah gunung yang agung. Saya berkesempatan berwisata ke daerah ini, gunung Uludag terletak di provinsi Busra, sebuah kota yang menjadi cikal bakal berdirinya kesultanan Ustmani. Pada saat ini hanya gunung Uludag yang banyak dibanjiri oleh salju, itupun dipuncaknya. Adapun suhunya ketika saya di atas gunung tersebut adalah 1 derajat, seperti didalam kulkas. Disini menyediakan beberapa fasilitas yakni bermain Ski, dan melihat keindahan gunung Uludag menggunakan kereta gantung. Untuk menggunakan kereta gantung kita perlu mempersiapkan uang sejumlah 150 Lira / 1 orang. Dan ketika diatas kita wajib membeli minuman/makanan jika mau berfoto dengan harga kisaran 130 Lira.
Selanjutnya destinasi wisata yang dikunjungi adalah Grand Mosque Of Bursa. Tempat itu adalah sebuah masjid yang didirikan sekitar 600 tahun lebih. Masjid pertama yang didirikan oleh kesultanan Ustmani ketika pertama kali berkuasa di Provinsi Bursa. Ketika penguasa pertama menduduki Provinsi ini yang dulunya adalah ibukota kesultanan Ustmani, sebelumnya Sultan berjanji akan membangun 20 masjid jika berkuasa. Tetapi karena tanah waktu itu tidak seluas sekarang, atas saran para cendikiawan dan ulama, akhirnya disediakan tanah yang luas untuk 1 masjid yang dibangunkan 20 menara sebagai tebusan janji Sultan.
Ada cerita unik dalam pembangun masjid tersebut. Ketika rumah seorang non muslim mau dibebaskan tanahnya untuk pembangunan masjid tersebut, tetapi wanita itu menolak walaupun dibayar dengan sangat mahal. Setelah negoisasi yang alot dan panjang, ditemukan perjanjian bahwa wanita itu mau dibeli rumahnya dengan syarat tidak dijadikan tempat shalat. Sultan pun menempati janjinya dengan membuat tempat wudhu dengan bentuk kolam di bekas rumah wanita itu. Karena janji Sultan ditepati, singkat cerita wanita itu pun akhirnya masuk Islam karena kecerdasan serta amanahnya sang Sultan.
Di Turki makanan pokoknya adalah roti yang dicampur sayur dan sosis. Selama saya disini mencari nasi sangatlah sulit, jadi jika kita ke Turki maka siapkanlah mie gelas didalam koper. Disini juga bersih, sepanjang jalan penulis mengamati, hanya sedikit sampah yang berserakan padahal jarang ada tempat sampah.
Pada malam harinya, kami berziarah ke makam salahsatu sahabat Nabi Muhammad SAW yakni Abu Ayyub Al Anshari yang terletak di Kota Istanbul. Diantara keutamaan sahabat nabi ini adalah:
1. Ketika Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah, banyak sahabat yang ingin Nabi tinggal dirumah mereka, tetapi berkat kecerdasan dan keadilan Nabi Muhammad SAW, melalui unta dipilihlah rumah Abu Ayyub Al Anshari sebagai tempat tinggal sementara Nabi Muhammad SAW.
2. Sahabat Nabi ini adalah yang menjadi inspirasi pemecah kebuntuan dalam penaklukan Kota Konstatinopel atau sekarang yang disebut Istanbul ini oleh Sultan Muhammad Al Fatih melalui mimpi. Lebih lengkapnya bisa disaksikan di youtube atau filmnya, sangat keren sekali.
Karena itu ketika Sultan sudah menduduki Kota Istanbul, hal yang pertama kali dilakukannya adalah dengan mencari kuburannya sahabat Nabi ini dan ditemukan sesuai dengan gambaran di mimpinya tersebut. Langsung saja Sultan memerintahkan pasukannya untuk membangun makam tersebut. Dalam proses pembangunannya ternyata banyak juga kuburan yang setelah diperiksa adalah tentaranya sahabat Nabi tersebut, oleh karena itu dengan perintah Sultan ,dibangunkan juga seluruh makam tersebut dalam 1 tempat. Setelah membuat makam tersebut, lalu Sultan membangun masjid tepat disamping makam tersebut dengan nama Masjid Ayyub Al Anshari untuk mengenang ceritanya.
Masih banyak tempat yang akan dikunjungi oleh penulis. Semoga kita semua bisa berkunjung ke Kota Istanbul ini dan semoga saya nanti malam bisa mengikuti kegiatan KBMN 28 yang materinya adalah mengatasi Writer's Block oleh Ditta Widya Utami, S.Pd., Gr dengan moderator Raliyanti, S,Sos., M.Pd, sampai berjumpa lagi pembaca hebat.
" Banyak kota indah terlihat di dunia, tapi kamulah yang menciptakan keindahan mempesona. Saya katakan dia telah hidup dalam mimpi yang paling menyenangkan dan panjang. Dia tinggal di dalam kamu selama bertahun-tahun, mati didalam kamu, tidur didalam kamu."
Masya Allah. Di solawatin dulu, biar bisa segera nyusul Pak Edmu. Tulisan pian, selalu mantap.
BalasHapusmantap pak tulisannya.
BalasHapusMasyaAllah...👍👍👍
BalasHapusMasyaallah beruntung banget pak edmu bisa ke Turki.. selamat menikmati perjalanan panjang sampai kembali ke tanah air
BalasHapusLuaaaar biasa, Pak Edmu. Pengalaman tak terlupakan
BalasHapusMassa Allah...Pa Edmu sudah ke Turki, saya dan teman2 baru brencana literasi ke Turki Doakan saya semoga bisa mengikuti jejaknya pak Edmu, amin.
BalasHapusMasya Allah......rasanya berada disana.....mengagumi Indahnya Turki.
BalasHapus