Bisnis Penerbitan Buku

 

Judul                : Bisnis Penerbitan Buku

Resume Ke      : 30

Gelombang      : 28

Tanggal            : 17  Maret 2023

Tema                : Usaha Penerbitan Buku

Narasumber     : Muliadi, M.Pd.

Moderator        : Mukminin, M.Pd

" Satu peluru hanya mampu menembus satu kepala, tetapi satu tulisan bisa menembus ribuan dan bahkan jutaan kepala"

(Sayyid Qutb)

        Tak terasa ini adalah pertemuan terakhir. Perasaan kali ini diantara bahagia dan sedih, bahagia karena sudah bisa mengalahkan diri sendiri untuk bisa mempunyai karya berupa buku solo, buku antologi, dan terpenting bisa mempunyai teman-teman guru se-Indonesia yang hebat serta memiliki semangat yang tinggi untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Sedihnya adalah tidak ada lagi rebutan untuk menjadi F1, menulis resume terjadwal, dan semoga komunikasi dengan seluruh TIM Solid serta teman-teman se-Indonesia tidak berakhir disini, tetapi berlanjut terus hingga sukses bareng. Oh ya, kan ada kopdar KBMN 2 go to Yogya, yuk kita kesana sekaligus reunian hihi...Acaranya bulan Juli dari tanggal 3 Juli hingga 5 Juli 2023, berikut lebih lengkapnya.

        Materi kali ini adalah mengenai menerbitkan buku. Terbesit dalam pikiran beberapa minggu ini ingin mempunyai bisnis penerbitan buku di daerah Tapin. Karena di daerah ini belum ada bisnis tersebut. Pemateri Joko Irawan mengatakan waktu itu caranya adalah membuat perusahaan resmi misal CV, lalu mendaftar sebagai anggota IKAPI, syarat ini adalah dasar untuk mengurus ISBN, sedangkan syarat lainnya adalah modal kerja. Materi malam ini akan mendalami hal tersebut, semoga kita semua bisa mendapatkan pencerahan.

           Narasumber hebat hari ini bersama bapak Mukminin, S.Pd, M.M.Pd yang lahir di Jombang 6 Juli 1965. Sehari-hari beliau guru di SMP 1 Kedungpring Lamongan Jawa Timur sejak 1989-2021 (32th) hingga sekarang dan beliau adalah alumni KBMN gelombang 8 pada tahun 2019. Beliau memiliki 6 buku solo diantaranya adalah 55 pantun nasihat, Jurus Jitu Menjadi Penulis Handal Bersama Para Pakar, Kidung Hati, LARON kumpulan puisi 2.0, Nusantara Berpantun Antologi 65 Pantun Nasehat, dan Dari Pengantar Jadi Buku. Beliau juga sebagai Direktur Penerbit Buku Kamila Press Lamongan. Lebih lengkapnya bisa dilihat di link berikut https://cakinin.blogspot.com/2020/10/curiculum-vitae.html.

        Kamila Press lahir 9 September 2019. Dilansir dari blog beliau bahwa penerbit dibawah asuhan beliau ini sudah berhasil menerbitkan 200 buku guru-guru dan pegiat literasi seluruh Indonesia kecuali Papua dan Ambon karena masih satu-dua guru yang ikut pelatihan menulis.  Pada bulan Agustus 2021 secara resmi Kamila Press mempunyai izin usaha atau SIUP  yang sekarang diganti dengan istilah SIP. Fungsi SIP untuk Kamila Press bisa langsung mengajukan No. ISBN ke Perpusnas. Buku terbitan Kamila Press ini memiliki cover yang tebal halus juga kertas dalam bookpaper (coklat halus ) ekspor serta desain covoer dan layout yang bagus. Pada bulan agustus 2021 ada seorang penulis cetak 2 buku sebanyak 600 eksemplar. Pencapaian yang luar biasa bagi penerbit Indie.



Mendengar voice note dari narasumber, langkah-langkah dalam menjadi penerbit buku adalah :

1.) Mengurus CV di Dinas Perizinan.

2.) Setelah dapat sertifikat izin tersebut terbit dari Jakarta maka dimulailah perjalanan menjadi penerbit.

3.) Selanjutnya mendaftarkan diri ke Perpusnas dengan membuka webnya, dan diisi sesuai permintaan disana untuk mendapatkan izin sebagai penerbit yang meminta nomor ISBN, nanti akan muncul persetujuan dari Perpusnas yang artinya kita bisa menerbitkan buku ber-ISBN.

    Bulan September 2022 terjadi krisis ISBN, karena banyak penerbit yang tidak mendapatkan izin ISBNnya. Permasalahannya adalah membludaknya permintaan nomor buku ISBN akhirnya terjadi perseleksian. Efek kebijakan tersebut buku yang nulis bareng tidak dapat di ISBN karena beberapa kasus sudah mendapatkan ISBN ternyata tidak dicetak oleh penerbit, selanjutnya hanya mencetak 5 buku, dan bukunya hanya kegiatan menulis biasa., penerbit tidak menyetorkan 2 buku di Perpusnas dibagian penerima buku.

Ada aturan baru di Perpusnas bahwa penerbit harus memiliki link/web berbayar. Sekarang menulis bareng atau literasi sekolah menulis bersama (Antologi) itu tidak bisa di ISBN kan, jika buku solo,puisi, cerpen dan semacamnya itu bisa di ISBN kan dengan syarat :

1.) Pengajuan dari penerbit harus ada web berbayar untuk mengajukan ISBN dengan persyaratan lainnya ( Cover Buku, Judul Buku, Sinopsis, Surat pernyatan keaslian karya yang ditanda tangani penulis bermaterai 10000 dan mengetahui direktur penerbit, surat pernyataan penerbit, naskah buku berupa pdf dan watermarknya).

2.) Setelah diajukan menunggu kadang 3 hari, seminggu, 2 minggu, itu tergantung petugas ISBN. Jika tidak lengkap maka ada pemberitahuan dari Perpusnas.

Contohnya adalah sebagai berikut :




Sesi Pertanyaan

1. Beberapa hari waktu yang diperlukan untuk menerbitkan buku ?
Jawaban :
Jika proses ISBN cepat maka 1,5 setengah bahkan 1 bulan pun terbit, jika lama biasanya 2 bulan.

2. Untuk penerbit adakah standar kertas yang baku serta biaya yang menjadi patokan oleh setiap penerbit ?
Jawaban :
Standar kertas yang umum dan baik seperti novel dan semacamnya adalah bookpaper, kelebihan bookpaper itu adalah awet sedangkan jika  coklat tebal itu gampang bolong. Kemudian bisa menggunakan kertas HVS sesuai permintaan penulis. Jika buku ilmu pengetahuan itu biasanya kertas HVS putih, kalau untuk novel cerpen atau kumpulan puisi itu coklat yang halus.

Setiap penerbit indie atau mayor memiliki hitungan masing-masing. 

3. Untuk membuat CV hingga memiliki usaha penerbitan buku beserta karyawannya, berapa gambaran modal awal yang dikeluarkan ?
Jawaban :
Untuk mengurus di dinas perizinan kabupaten itu gratis, tetapi ruwet. Tips dari saya adalah mengurus lewat  notaris agar cepat selesai dan tidak ribet. Kisaran biayanya adalah 2,5 juta- 3 juta. biasanya sekitar 2 minggu selesai.
Untuk modal tidak harus untuk mendirikan percetakan, bisa dengan bergabung dengan percetakan yang sudah ada. Lebih murah dan lebih gampang. Untuk TU nya kalau saya 2 yang penting paham mengenai editing dan editor.

4. Apakah secara financial, membuka penerbitan buku itu profit ? Bagaiaman strategi agar buku yang dicetak bisa langsung ke jual ?
Jawaban :
Menerbitkan buku secara finansial masih menguntungkan asalkan dilayani dengan baik, hasil cetakkannya bagus. Tujuan saya menjadi penerbit adalah membantu guru-guru menelurkan buku, pengembangan literasi, dan penyebaran ilmu pengetahuan. Saya kira masih banyak orang yang membaca buku.

5. Untuk bulo solo kumpulan puisi minimal berapa lembar ? Jika puisinya pendek berarti dalam 1 lembar ada dua puisi ? 
Jawaban :
Miniman 60 halaman , untuk puisi dan pantun 1 konten 1 halaman atau 1 halaman 2 konten.




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasakan Atmosfer Menulis !

Antologi Surga Berbagi

Pentingnya Diksi dan Seni Bahasa